TRANSACTIONS

Tips Sehat dan Bugar Menjalankan Ibadah Puasa

Tidur memang dianggap berpahala di bulan Ramadhan. Meski demikian, bukan berarti Anda disarankan untuk tidur terus-menerus tanpa melakukan aktivitas lainnya. Puasa tidak boleh dijadikan alasan untuk bermalas-malasan.


By admin
May 30,2017 03:19:35

Tidur memang dianggap berpahala di bulan Ramadhan. Meski demikian, bukan berarti Anda disarankan untuk tidur terus-menerus tanpa melakukan aktivitas lainnya. Puasa tidak boleh dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Di bulan Ramadhan ini, Anda justru dianjurkan untuk terus berbuat kebaikan dan mendulang pahala, termasuk dengan bekerja sebaik-baiknya.

Lantas, bagaimana menghindari rasa malas selama berpuasa? Bagaimana menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dari sahur hingga berbuka? Adakah cara untuk mengatasi rasa lemas saat puasa?

Simak beberapa tips sehat menjalankan puasa berikut ini:

1. Jangan pernah lewatkan sahur

Sama hanya dengan sarapan yang menjadi waktu makan terpenting dalam sehari, sahur sangat diperlukan dan jangan sampai dilewatkan selama Ramadhan. Melewatkan waktu sahur ibarat memperpanjang waktu puasa sehingga tubuh akan mengambil cadangan energi lebih banyak. Akibatnya, tubuh mudah terasa lelah dan cepat haus. Orang-orang yang melewatkan sahur juga cenderung makan berlebihan saat berbuka.

2. Tidak makan berlebihan saat berbuka puasa

Puasa menuntut kita untuk bisa mengendalikan dan menahan diri, bukan hanya dari sahur hingga berbuka, tapi juga setelahnya. Percuma saja menahan lapar dan haus seharian jika kita tidak bisa mengendalikan diri saat berbuka. Kalap makan dan minum saat berbuka justru bisa meningkatkan berat badan secara cepat, apalagi jika kita memilih menu tak sehat seperti gorengan dan fast food.

3. Hindari makanan yang terlalu asin, manis, dan berlemak

Anggapan untuk berbuka dengan yang manis sering terdengar di bulan Ramadhan. Entah darimana kepercayaan ini berasal. Yang jelas, anggapan ini tampaknya sudah melekat di benak masyarakat. Tak heran jika pedagang es sirup dan minuman manis lainnya menjamur di bulan puasa. Makanan atau minuman manis memang diperlukan untuk menormalkan kadar gula darah yang turun selama berpuasa, namun tentu saja harus dikonsumsi secara wajar. Berlebihan mengkonsumsi makanan manis justru dapat meningkatkan kadar glukosa darah secara cepat dan meningkatkan nafsu makan Anda.

4. Cukupi kebutuhan cairan tubuh

Kekurangan cairan tubuh dapat menyebabkan rasa lemas dan kurang konsentrasi selama berpuasa. Apalagi kita tinggal di daerah tropis yang cuacanya cenderung panas. Cukupi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka untuk menghindari dehidrasi. Air putih paling dianjurkan, namun bisa digantikan dengan susu atau jus buah murni. Sebaliknya, hindari minuman berkafein seperti kopi, teh, dan cola yang memiliki sifat diuretik. Perbanyak juga asupan buah-buahan yang tinggi cairan seperti semangka atau jeruk.

5. Olahraga ringan

Tetap lakukan olahraga rutin selama bulan Ramadhan. Hanya saja, batasi porsinya. Olahraga di siang bolong bisa memicu dehidrasi dan menguras energi Anda. Sebaiknya, cukup lakukan olahraga ringan seperti jogging dan bersepeda selama 15 hingga 20 menit saat ngabuburit atau menjelang berbuka.

6. Gosok gigi setelah sahur dan sebelum tidur

Saat berpuasa, tubuh akan membakar cadangan lemak sebagai energi utama dan meningkatkan kadar keasaman darah. Karena itulah nafas biasanya berbau. Untuk meminimalisir bau yang timbul, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan mulut dengan menggosok gigi setelah sahur dan sebelum tidur. Menggosok gigi setelah sahur juga membantu menghilangkan rasa kantuk yang menyerang dan mencegah Anda kembali tidur. Ingat bahwa tidur setelah sahur bisa mengganggu proses pencernaan dan mungkin membuat Anda melewatkan salat subuh.

SMART IN PAYS

About Us

Member Privileges

DOWNLOAD THE APPLICATION

Download SIP, for FREE now!